Senin, 03 September 2012

Budidaya Jamur Tiram III (Pembuatan Steamer Beton)

Steamer beton untuk sterilisasi media jamur tiram 

 

Dalam pembuatan steamer, bisa dipilih berbagai metoda, cara dan bahan. Ada yang menggunakan plat baja, pasangan bata, beton, ada juga yang campuran. Intinya adalah bagaimana bisa mempertahankan dan menyimpan uap panas sehingga dapat mensterilkan media baglog dengan baik dan sempurna.

Berikut sedikit gambaran pembuatan steamer dengan bahan beton dan pasangan bata.
Keuntungan penggunaan bahan ini adalah :
  • Dapat menghemat ruangan dengan kapasitas baglog yang cukup banyak
  • Seperti pada gambar ini adalah salah satu contoh saja desainnya, dengan ukuran 160x110x100 sudah dapat memuat kurang lebih 300-350 baglog jamur.
  • Suhu sterilisasi dapat terjaga lebih lama daripada penggunaan drum atau plat baja. Beton dapat menyimpan panas uap steam lebih lama, sehingga proses sterilisasi bisa lebih sempurna. Pengalaman kami setelah suhu mencapai 100derajat C, dan proses steam kami hentikan, dalam 12 jam kemudian suhu masih di kisaran 80derajat C.
  • Tingkat kegagalan baglog akibat kurang steril lebih kecil
Untuk membuat steamer, yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut :

  • Campuran beton dibuat standard K175 yaitu campuran 1:2:3 semen pasir kerikil
  • Pasangan bata adalah seperti trasram PC 1:2
  • Perlu diberi ikatan besi beton di antara tulangan kolom pada pasanga bata untuk menguatkan
  • Plat beton penutup atap dibuat melengkung, ini dapat menghasilkan putaran uap yang baik dan lebih cepat menghasilkan uap panas steril
  • Bagian bawah perlu diberi bak kontrol untuk pembuangan air hasil tetesan uap panas steam
  • Perletakan pipa inlet steam kurang lebih pada 1/3 panjang steamer
  • Perletakan termometer adalah pada kurang lebih 2/3 tinggi steamer
  • Bagian dalam steamer diberi lapisan plat aluminium minimal tebal 1mm. Biasanya harga per lembar ukuran 100x200cm adalah Rp.60.000.
  • Bagian pintu besi diberi karet yang cukup tebal sehingga bisa rapat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar